Kamis, 07 Juli 2011

LPI Akan Verifikasi Klub Peserta

Surabaya (beritajatim.com) - Setelah menetapkan regulasi anyar terkait pemain asing, Liga Primer Indonesia (LPI) kembali melakukan pergerakan. Merujuk pada standar otoritas sepakbola di Asia, AFC, seluruh klub LPI akan diverifikasi ulang.

Aspek yang akan diverifikasi meliputi lima hal, yaitu infrastruktur, finance, legal, administrasi, serta sporting. Lima aspek ini juga menjadi standar yang ditetapkan oleh PT Liga Indonesia (PTLI) untuk memverifikasi pesertanya. "Kita akan bentuk tim kerja untuk melakukan verifikasi ke tiap klub. Mereka akan aktif pertengahan Juli mendatang," jelas Head of Competition LPI, Hendriyana dalam rilis kepada beritajatim.com, Kamis (7/7/2011) siang.

Infrastruktur yang dimaksud antara lain, kondisi fisik stadion, mes pemain, serta lapangan tempat latihan. Finance meliputi sumber dana berikut pengelolaan keuangan. Aspek legal mengatur keabsahan sebuah klub secara hukum. Sedangkan aspek administrasi adalah kelengkapan kantor sebuah klub berikut personelnya. Sementara aspek terakhir yakni sporting adalah terkait pembinaan usia muda. "Nantinya masing-masing klub harus melakukan itu, bisa diawali dengan pembentukan tim U-21," lanjut Hendriyana.

Saat ini LPI tengah memfokuskan untuk verifikasi stadion, baik itu kualitas lapangan, penerangan hingga saluran irigasinya. Tiap klub nantinya harus menandatangani semacam memorandum of understanding (MoU) tentang ijin pemakaian stadion dengan pengelola atau pemilik, minimal satu tahun. "Perjanjian ini penting untuk mencegah terjadinya pembatalan pertandingan karena stadion dipakai untuk keperluan lain. Misalnya untuk menggelar pertandingan di luar LPI, atau pengelola lagi butuh untuk kegiatan di luar sepakbola," jelasnya. Kasus ini sempat dialami Bandung FC, Jakarta FC dan Batavia Union.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar